Cari Berita

Newsletter image

Berlangganan Newsletter

Bergabung dengan pembaca lainnya untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru.

Kami tidak mengirim spam!

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookie untuk memastikan pengalaman terbaik di situs kami.

Iklan

Yayasan al-Muarifin

Iklan

DPP NAAT

Kepengurusan DPC NAAT Pamekasan 2026–2030 Resmi Dibentuk, KH. Baqir Mashudi dan KH. Mahsus Ghazali Ditetapkan

PAMEKASAN II NAAT -- Dewan Pengurus Cabang (DPC) Naqobah Ansab Auliya’ Tis’ah (NAAT) Kabupaten Pamekasan secara resmi telah dibentuk pada Senin, 30 Maret 2026 yang bertepatan dengan 10 Syawal 1447 H. Pembentukan tersebut dilaksanakan dalam sebuah pertemuan khidmat yang dihadiri oleh berbagai perwakilan Bani Bujuk serta keturunan para penyebar Islam di Nusantara.

Dalam forum tersebut, kepengurusan DPC NAAT Kabupaten Pamekasan periode 2026–2030 telah ditetapkan. KH. Baqir Mashudi dipilih sebagai Ketua Tanfidziyah, sementara KH. Mahsus Ghazali ditetapkan sebagai Rois Syuriyah. Penetapan tersebut dilakukan melalui musyawarah yang berlangsung secara mufakat dan penuh kekhidmatan.

Kegiatan ini dipusatkan di kediaman Drs. H. Achmad Syafii Yasin, M.Si., (Mantan Bupati Pamekasan) yang berlokasi di Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu. Kehadiran para tokoh dari berbagai wilayah di Kabupaten Pamekasan telah memberikan nuansa kebersamaan dan semangat persatuan dalam forum tersebut. Perwakilan yang hadir diketahui berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Toronan, Sentol, Kertagena Kadur, Tebul Pagantenan, Bulangan Barat, Durbuk, Tambung, Kowel, Seddur Pakong, Batulabang Akkor, Panglegur, Pamaroh, Somber Anyar, Batu Ampar, hingga Waru.

Rangkaian acara telah diawali dengan pembacaan Surat Al-Fatihah yang dipimpin oleh KH. Suadi Mashari dari Toronan. Suasana religius dan penuh khidmat pun terasa sejak awal kegiatan berlangsung. Setelah itu, sambutan dari tuan rumah telah disampaikan oleh Drs. H. Achmad Syafii Yasin, M.Si., yang dalam penyampaiannya menekankan pentingnya kebersamaan dan pelestarian nilai-nilai keislaman melalui organisasi yang terstruktur.

Selanjutnya, sambutan juga telah disampaikan oleh Ketua Umum DPP NAAT, KH. R. Ilzamuddin Sholeh. Dalam sambutannya, pentingnya pembentukan DPC NAAT di tingkat daerah telah ditegaskan sebagai bagian dari upaya memperkuat pendataan serta penjagaan nasab para auliya’ dan keturunannya. Selain itu, keberadaan NAAT sebagai lembaga yang diakui secara legal oleh negara juga telah disoroti sebagai bentuk legitimasi dalam menjaga keabsahan data nasab.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari inisiator kegiatan, KH. R. Abd Hamid Rokib Suryodirjo, pertemuan ini telah dirancang sebagai langkah awal konsolidasi organisasi di tingkat kabupaten. Dengan terbentuknya kepengurusan DPC NAAT Kabupaten Pamekasan, diharapkan kerja-kerja pendataan, verifikasi, serta pelestarian sejarah keturunan para wali dapat dilakukan secara lebih sistematis dan terarah.

Momentum pembentukan ini pun telah dipandang sebagai peristiwa bersejarah, mengingat pentingnya peran NAAT dalam menjaga warisan spiritual dan genealogis para penyebar Islam di Nusantara. Ke depan, sinergi antarwilayah serta penguatan struktur organisasi diharapkan dapat terus ditingkatkan guna mendukung visi besar NAAT secara nasional. (Joyo & SB)


Artikel Sebelumnya
Momentum Sejarah: DPC NAAT Kabupaten Pamekasan Resmi Terbent...
Artikel Selanjutnya
Mempererat Ukhuwah Lintas Negara: Kunjungan Strategis DPP NA...

Berita Terkait: