Cari Berita

Newsletter image

Berlangganan Newsletter

Bergabung dengan pembaca lainnya untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru.

Kami tidak mengirim spam!

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookie untuk memastikan pengalaman terbaik di situs kami.

Iklan

Yayasan al-Muarifin

Iklan

DPP NAAT

Mempererat Ukhuwah Lintas Negara: Kunjungan Strategis DPP NAAT ke PCI NAAT Pattani Thailand

PATTANI THAILAND II BERITA NAAT -- Sebuah momentum penting dalam penguatan jejaring internasional dzurriyah Walisongo telah dilaksanakan melalui kunjungan resmi Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Naqobah Ansab Auliya’ Tis’ah (NAAT), KH. R. Ilzamuddin Sholeh, ke Thailand Selatan. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka mempererat tali silaturahmi serta memperkokoh struktur kelembagaan NAAT di tingkat internasional, khususnya pada Pengurus Cabang Internasional (PCI) NAAT Pattani.

Kedatangan rombongan pimpinan pusat ini disambut dengan penuh takzim oleh Ketua PCI NAAT Thailand, Alfadhil Wan Karim Al-Hafidz, beserta jajaran pengurus lainnya. Pertemuan tersebut diselenggarakan di sebuah balai pertemuan yang representatif di wilayah Pattani, yang menjadi saksi bisu atas visi besar penyatuan kembali keturunan para penyebar Islam di Asia Tenggara.

Dalam kunjungan strategis ini, Ketua Umum DPP NAAT didampingi oleh tokoh-tokoh kunci organisasi, di antaranya KH. Abdul Hannan selaku Ketua Lembaga Pentashih Peneletian dan Pendataan Silsilah Nasab (LP3SN) DPP NAAT, serta KH. R. Abdul Hamid Suryoduwirjo yang menjabat sebagai pengurus LP3SN NAAT Daerah Istimewa Madura (NADIM). Kehadiran para pakar nasab ini menegaskan bahwa kunjungan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memiliki muatan ilmiah dan historis yang sangat kuat.

Agenda utama dalam pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan kelembagaan NAAT agar semakin solid dalam menjalankan misi pendokumentasian silsilah secara global. Selain itu, diskusi mendalam mengenai jejak keturunan Sayyid Jumadil Kubra di kawasan Asia Tenggara, khususnya di wilayah Thailand, menjadi topik bahasan yang sangat hangat. Sebagaimana diketahui, jalur keturunan Sayyid Jumadil Kubra merupakan pilar utama dalam genealogi Walisongo yang tersebar luas hingga ke semenanjung Malaya dan Thailand Selatan.

Hal yang paling menarik dalam diskusi tersebut adalah dilakukannya pembahasan komprehensif mengenai manuskrip-manuskrip kuno yang tersimpan baik di Thailand maupun di Indonesia. Pertukaran informasi mengenai data manuskrip ini dipandang sebagai langkah krusial untuk memverifikasi akurasi sejarah dan sambungan nasab dzurriyah Walisongo yang berada di luar wilayah kedaulatan Republik Indonesia. Penelusuran dokumen sejarah ini diharapkan dapat menjadi rujukan sahih bagi generasi mendatang agar identitas dan warisan spiritual leluhur tetap terjaga.

Melalui pertemuan ini, komitmen antara DPP NAAT dan PCI NAAT Thailand semakin dipertegas untuk saling bersinergi dalam melakukan pendataan nasab yang inklusif dan profesional. Kunjungan ini diakhiri dengan doa bersama sebagai simbol harapan agar upaya pelestarian sejarah Islam Nusantara dan Asia Tenggara senantiasa mendapatkan kemudahan serta keberkahan. Sinergi lintas negara ini menjadi bukti nyata bahwa semangat "menanam tanpa pamrih" yang diusung oleh NAAT telah melampaui batas-batas geografis demi keutuhan dzurriyah Walisongo. (YHY & SB)

Artikel Sebelumnya
Kepengurusan DPC NAAT Pamekasan 2026–2030 Resmi Dibentuk, KH...
Artikel Selanjutnya
"Hadir di Unesa, Tokoh DPP NAAT Dr. Muhsi, ST., MT. Sampaika...

Berita Terkait: