KOTA PROBOLINGGO II BERITA NAAT II Musyawarah Kerja Cabang (Muskerjab) tahun 2026 resmi digelar oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Naqobah Ansab Auliya Tis’ah (NAAT) Kota Probolinggo. Kegiatan tersebut diselenggarakan selama dua hari, yaitu pada hari Sabtu dan Ahad, 16–17 Mei 2026. Sebagai lokasi pelaksanaan, Villa Wisata Eko Park Bremi yang terletak di Kecamatan Krucil dipilih oleh pihak panitia.
​Sebelum acara inti dimulai, sebuah kegiatan pra-acara yang bertajuk "Wawasan keindonesiaan dan Kebangsaan serta budaya lokal" dilaksanakan terlebih dahulu guna membangkitkan semangat nasionalisme para peserta. Setelah itu, agenda utama Muskercab NAAT Kota Probolinggo resmi dibuka pada pukul 19.00 WIB. Rangkaian acara seremonial diawali dengan pembukaan formal, yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan lantunan suci kalam ilahi yang dibawakan secara khidmat. Lagu kebangsaan Indonesia Raya juga dinyanyikan bersama-sama oleh seluruh hadirin yang memenuhi ruangan acara.
​Sambutan pertama disampaikan oleh Drs. H. As'ad Ansari, M.Sc Ketua DPC NAAT Kota Probolinggo sebagai bentuk laporan dan ucapan selamat datang. Setelah itu, panggung utama diberikan kepada Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NAAT, KH. Ilzamuddin Sholeh, untuk menyampaikan sambutan pengarahan secara langsung. Dalam arahan yang disampaikan oleh beliau, ditekankan bahwa ruh utama dari organisasi NAAT sebenarnya terletak pada Lembaga Pentashihan Silsilah Sejarah dan Nasab (LP3SN).
​Selain memberikan pengarahan internal, isu eksternal yang sedang berkembang di tengah masyarakat juga ditanggapi secara tegas oleh Ketua Umum DPP NAAT. Pernyataan yang menyebutkan bahwa Walisongo berasal dari Yaman dinyatakan sebagai sebuah kekeliruan besar. Oleh beliau, oknum habaib yang menyebarkan klaim tersebut dinilai telah tersesat dalam berpikir, dan mereka dianggap hanya menumpang pengaruh besar yang dimiliki oleh Walisongo di tanah Jawa. Guna meluruskan opini publik, wewenang penuh diberikan oleh Ketua Umum kepada seluruh pengurus di tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan DPC untuk melakukan counter atau bantahan terhadap isu miring tersebut. Hingga saat ini, konsistensi dalam menjaga keaslian manuskrip, baik secara nasabiyah maupun silsilah, terus dipertahankan oleh NAAT berdasarkan bukti-bukti sejarah yang valid.
​Setelah seluruh poin pengarahan selesai disampaikan, acara seremonial tersebut akhirnya ditutup dengan pembacaan doa bersama. Bagian pertama dari rangkaian kegiatan ini diselesaikan tepat pada pukul 20.30 WIB. Meskipun acara seremonial telah berakhir, agenda tidak berhenti sampai di sana. Rapat kerja internal dalam forum Muskercab langsung dilaksanakan oleh pengurus DPC NAAT Kota Probolinggo guna merumuskan program-program strategis organisasi, dan pembahasan tersebut dijadwalkan akan terus dilanjutkan hingga keesokan harinya. Yhy & SB