Cari Berita

Newsletter image

Berlangganan Newsletter

Bergabung dengan pembaca lainnya untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru.

Kami tidak mengirim spam!

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookie untuk memastikan pengalaman terbaik di situs kami.

Iklan

Yayasan al-Muarifin

Iklan

DPP NAAT

Safari Ramadhan DPP NAAT 1447 H: Sinergi Ulama dan Teknologi di Bekasi untuk Digitalisasi Manuskrip Walisongo

BEKASI II NAAT -- Safari Ramadhan 1447 H/2026 M yang dilaksanakan oleh Dewan Pimpinan Pusat NAAT Indonesia dipimpin oleh Ketua Umum, KH R. Ilzamuddin, telah dilaksanakan dengan salah satu agenda kunjungan ke Kedaton Albayan milik CEO Pitoe Sarana Informatika di Bekasi, Jawa Barat. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari ikhtiar penguatan sinergi keilmuan, keagamaan, dan teknologi dalam mendukung visi besar organisasi.

Di lokasi tersebut, rombongan diterima oleh KH Mujahidin, yang dikenal sebagai putra dari KH Hasan Bukro. Beliau dikenal sebagai pencipta Tahlil Albayan, sebuah majelis dzikir dan tahlil yang secara rutin diikuti para jamaah setiap malam Rabu, Kamis, dan Jumat. Selain dikenal sebagai tokoh spiritual, yang bersangkutan juga diakui sebagai pakar di bidang teknologi informasi atau informatika, sehingga perpaduan antara tradisi keagamaan dan penguasaan teknologi menjadi ciri khas yang melekat pada dirinya.

Dalam kunjungan tersebut, sejumlah pembahasan strategis telah dilakukan. Salah satu isu utama yang didiskusikan adalah digitalisasi manuskrip Walisongo. Upaya ini dipandang penting untuk menjaga autentisitas, kesinambungan, serta aksesibilitas dokumen-dokumen sejarah yang berkaitan dengan nasab dan perjuangan dakwah para wali di Nusantara. Selain itu, pengembangan aplikasi nasab yang saat ini masih berbentuk prototype juga turut dibahas sebagai bagian dari penguatan sistem pendataan dan verifikasi keturunan.

Rombongan Ketua Umum turut didampingi oleh Br. Yahya selaku Sekretaris LP3SN DPP NAAT, KH Abdul Hamid Rokib dari NAAT Istimewa Madura (NADIM), serta Bapak Moch Muchtar yang dikenal sebagai keturunan Bujuk Putih Bulangan Barat Pagantenan Pamekasan. Kehadiran para tokoh tersebut dimaksudkan untuk memperkuat koordinasi kelembagaan dan memperluas jaringan kolaborasi lintas daerah.

Melalui agenda ini, penguatan basis data digital dan integrasi antara tradisi keilmuan pesantren dengan perkembangan teknologi informasi diharapkan dapat semakin dimantapkan. Setelah kunjungan di Bekasi tersebut, rangkaian Safari Ramadhan DPP NAAT direncanakan akan dilanjutkan ke wilayah Cilacap dan Magetan guna memperluas konsolidasi organisasi serta mempererat silaturahmi dengan para tokoh dan keluarga besar dzurriyah di berbagai daerah. (YHY & SB)

Artikel Sebelumnya
Menjemput Lailatul Qadar: Menapak Jejak Istiqomah Wali Songo...
Artikel Selanjutnya
Safari Ramadhan 1447 H di Temboro: Nasab Walisongo, Multaqo...

Berita Terkait: