Cari Berita

Newsletter image

Berlangganan Newsletter

Bergabung dengan pembaca lainnya untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru.

Kami tidak mengirim spam!

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookie untuk memastikan pengalaman terbaik di situs kami.

Iklan

Yayasan al-Muarifin

Iklan

DPP NAAT

Al-Qur'an sebagai Kompas Kehidupan di Era Modern

Khutbah Pertama

ุงู„ุณูŽู‘ู„ูŽุงู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู

(Membaca Hamdalah, Syahadat, Shalawat, dan Wasiat Taqwa)

Jamaah Jumat yang Dimuliakan Allah,

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, yang dengan rahmat-Nya kita dipertemukan kembali dalam hari yang paling mulia, yakni Sayyidul Ayyam (Penghulu segala hari), di dalam bulan yang paling mulia, bulan Ramadhan. Terlebih lagi, hari ini, Jumat 6 Maret 2026, bertepatan dengan tanggal 17 Ramadhan 1447 H.

Bagi kita umat Islam di Nusantara dan banyak belahan dunia, tanggal ini memiliki makna sejarah dan spiritual yang sangat dalam: Nuzulul Qur'an. Hari di mana cahaya kebenaran mulai menyinari kegelapan dunia melalui perantara Malaikat Jibril kepada Rasulullah SAW di Gua Hira.

Marilah kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Takwa dalam arti menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya, serta menjadikan Al-Qur'an sebagai satu-satunya imam dan pedoman dalam setiap langkah kaki kita.

Maโ€™asyiral Muslimin Rahimakumullah,

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 185 mengenai keutamaan bulan ini:

ุดูŽู‡ู’ุฑู ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ุฃูู†ู’ุฒูู„ูŽ ูููŠู‡ู ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขู†ู ู‡ูุฏู‹ู‰ ู„ูู„ู†ู‘ูŽุงุณู ูˆูŽุจูŽูŠู‘ูู†ูŽุงุชู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู‡ูุฏูŽู‰ูฐ ูˆูŽุงู„ู’ููุฑู’ู‚ูŽุงู†ู

"Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)."

Ayat ini menegaskan identitas Al-Qur'an dalam tiga fungsi utama:

  1. Hudan (Petunjuk): Sebagai peta jalan agar manusia tidak tersesat di rimba dunia.
  2. Bayyinat (Penjelasan): Penjelas dari segala keraguan dan kegalauan hati.
  3. Furqan (Pembeda): Alat bagi akal dan iman untuk membedakan mana yang membawa manfaat (surga) dan mana yang membawa mudarat (neraka).

Hadirin yang Berbahagia,

Mengapa kita memperingati Nuzulul Qur'an? Bukan sekadar seremonial belaka. Al-Qur'an turun bukan untuk sekadar dipajang di lemari atau hanya dibaca saat ada kematian. Al-Qur'an turun untuk mengubah peradaban.

Bayangkan kondisi masyarakat Arab sebelum Al-Qur'an turun. Mereka berada dalam titik nadir kemanusiaan (Jahiliyah). Namun, hanya dalam waktu singkat, Al-Qur'an mengubah bangsa yang tadinya terpecah-belah menjadi pemimpin peradaban dunia. Rahasianya bukan pada kertasnya, melainkan pada pengamalan isinya.

Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:

ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‡ูŽ ูŠูŽุฑู’ููŽุนู ุจูู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ูƒูุชูŽุงุจู ุฃูŽู‚ู’ูˆูŽุงู…ู‹ุง ูˆูŽูŠูŽุถูŽุนู ุจูู‡ู ุขุฎูŽุฑููŠู†ูŽ

"Sesungguhnya Allah mengangkat derajat suatu kaum dengan Kitab (Al-Qur'an) ini dan merendahkan kaum yang lain dengannya."

Di tahun 2026 ini, di tengah kemajuan teknologi kecerdasan buatan dan arus informasi yang begitu deras, tantangan kita bukan lagi kurangnya informasi, melainkan kurangnya pegangan. Tanpa Al-Qur'an, manusia modern ibarat kapal canggih yang kehilangan radar di tengah badai. Kita mungkin pintar secara intelektual, tapi kering secara spiritual.

Jamaah Jumat yang Dirahmati Allah,

Ada tiga interaksi yang seharusnya kita bangun dengan Al-Qur'an di momentum Ramadhan ini:

Pertama: Qira'atuhu (Membacanya) Membaca Al-Qur'an adalah ibadah yang unik karena setiap hurufnya bernilai sepuluh kebaikan. Di bulan Ramadhan, pahala ini dilipatgandakan. Namun, jangan biarkan lisan kita basah oleh Al-Qur'an tapi hati kita kering dari rasa takut kepada Allah.

Kedua: Tadabburuhu (Merenungkannya) Allah SWT berfirman dalam Surah Sad ayat 29:

ูƒูุชูŽุงุจูŒ ุฃูŽู†ู’ุฒูŽู„ู’ู†ูŽุงู‡ู ุฅูู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ู…ูุจูŽุงุฑูŽูƒูŒ ู„ููŠูŽุฏู‘ูŽุจู‘ูŽุฑููˆุง ุขูŠูŽุงุชูู‡ู ูˆูŽู„ููŠูŽุชูŽุฐูŽูƒู‘ูŽุฑูŽ ุฃููˆู„ููˆ ุงู„ู’ุฃูŽู„ู’ุจูŽุงุจู

"Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan (merenungkan) ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran."

Merenungkan berarti mencoba memahami pesan Allah untuk kita. "Apa yang Allah inginkan dariku melalui ayat ini?"

Ketiga: 'Amaluhu (Mengamalkannya) Inilah puncak dari segalanya. Al-Qur'an harus mewujud dalam akhlak kita. Jujur dalam berdagang, amanah dalam memimpin, kasih sayang dalam berkeluarga, dan santun dalam bermedia sosial. Seorang mukmin yang membaca Al-Qur'an namun akhlaknya buruk, ibarat pohon yang berdaun lebat namun buahnya pahit.

Maโ€™asyiral Muslimin,

Mari kita jadikan peringatan Nuzulul Qur'an di hari Jumat yang penuh berkah ini sebagai titik balik. Jika selama ini Al-Qur'an hanya menjadi penghias rak buku, mulailah menjadikannya penghuni tetap di meja kerja kita, di gadget kita, dan yang terpenting, di dalam rongga dada kita.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita kekuatan untuk istiqamah bersama Al-Qur'an hingga akhir hayat kita.

ุฃูŽู‚ููˆู’ู„ู ู‚ูŽูˆู’ู„ููŠู’ ู‡ูฐุฐูŽุง ูˆูŽุฃูŽุณู’ุชูŽุบู’ููุฑู ุงู„ู„ู‡ูŽ ู„ููŠู’ ูˆูŽู„ูŽูƒูู…ู’ุŒ ููŽุงุณู’ุชูŽุบู’ููุฑููˆู’ู‡ูุŒ ุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ู‡ููˆูŽ ุงู„ู’ุบูŽูููˆู’ุฑู ุงู„ุฑู‘ูŽุญููŠู’ู…ู.


Khutbah Kedua

(Membaca Hamdalah, Shalawat, dan Wasiat Taqwa yang lebih singkat)

Jamaah Jumat yang Dimuliakan Allah,

Di akhir khutbah ini, marilah kita merenungi sebuah doa yang sering diajarkan oleh baginda Nabi SAW agar Al-Qur'an menjadi bagian tak terpisahkan dari diri kita. Beliau memohon agar Al-Qur'an dijadikan:

  1. Rabi'a qulubina (Penyubur hati kami)
  2. Nuura shudurina (Cahaya dada kami)
  3. Jala'a ahzanina (Pengusir kesedihan kami)

Keajaiban Al-Qur'an adalah ia tidak akan pernah usang oleh zaman. Meskipun kita berada di tahun 2026 dengan segala kecanggihannya, solusi atas kegelisahan jiwa, perpecahan umat, dan krisis moral tetap kembali kepada satu sumber: Al-Qur'anul Karim.

Sebelum kita menutup dengan doa, ingatlah pesan Rasulullah SAW: "Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkannya." (HR. Bukhari).

Mari kita berdoa kepada Allah SWT, memohon agar Ramadhan kali ini menjadi Ramadhan terbaik kita, di mana interaksi kita dengan Al-Qur'an meningkat secara kualitas dan kuantitas.

ุงูŽู„ู„ู‘ูฐู‡ูู…ู‘ูŽ ุงุบู’ููุฑู’ ู„ูู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู’ู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ูŽุงุชูุŒ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู’ู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ูŽุงุชูุŒ ุงูŽู„ู’ุฃูŽุญู’ูŠูŽุงุกู ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’ ูˆูŽุงู„ู’ุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงุชู.

ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุงุฌู’ุนูŽู„ู ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขู†ูŽ ู„ูŽู†ูŽุง ูููŠ ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ู‚ูŽุฑููŠู†ู‹ุงุŒ ูˆูŽูููŠ ุงู„ู’ู‚ูŽุจู’ุฑู ู…ูุคู’ู†ูุณู‹ุงุŒ ูˆูŽูููŠ ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู ุดูŽูููŠุนู‹ุง.

"Ya Allah, jadikanlah Al-Qur'an bagi kami sebagai teman di dunia, penghibur di dalam kubur, dan pemberi syafaat di hari kiamat kelak."

ุฑูŽุจู‘ูŽู†ูŽุง ุขุชูู†ูŽุง ูููŠ ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู‹ ูˆูŽูููŠ ุงู„ู’ุขุฎูุฑูŽุฉู ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู‹ ูˆูŽู‚ูู†ูŽุง ุนูŽุฐูŽุงุจูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู.

ุนูุจูŽุงุฏูŽ ุงู„ู„ู‡ูุŒ ุงูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‡ูŽ ูŠูŽุฃู’ู…ูุฑู ุจูุงู„ู’ุนูŽุฏู’ู„ู ูˆูŽุงู„ู’ุงูุญู’ุณูŽุงู†ู ูˆูŽุงููŠู’ุชูŽุขุกู ุฐูู‰ ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุจูฐู‰ ูˆูŽูŠูŽู†ู’ู‡ูฐู‰ ุนูŽู†ู ุงู„ู’ููŽุญู’ุดูŽุขุกู ูˆูŽุงู„ู’ู…ูู†ู’ูƒูŽุฑู ูˆูŽุงู„ู’ุจูŽุบู’ูŠู ูŠูŽุนูุธููƒูู…ู’ ู„ูŽุนูŽู„ู‘ูŽูƒูู…ู’ ุชูŽุฐูŽูƒู‘ูŽุฑููˆู’ู†ูŽ. ููŽุงุฐู’ูƒูุฑููˆุง ุงู„ู„ู‡ูŽ ุงู„ู’ุนูŽุธููŠู’ู…ูŽ ูŠูŽุฐู’ูƒูุฑู’ูƒูู…ู’ุŒ ูˆูŽุงุดู’ูƒูุฑููˆู’ู‡ู ุนูŽู„ูฐู‰ ู†ูุนูŽู…ูู‡ู– ูŠูŽุฒูุฏู’ูƒูู…ู’ุŒ ูˆูŽู„ูŽุฐููƒู’ุฑู ุงู„ู„ู‡ู ุงูŽูƒู’ุจูŽุฑู.

Oleh : H. Mohammad Subhan

Sekjen DPP Naqobah Ansab Auliya Tis'ah

Khatib di Masjid An-Nur Kelurahan Bugih Pamekasan-Jawa Timur

Artikel Sebelumnya
Safari Ramadhan 1447 H di Temboro: Nasab Walisongo, Multaqo...
Artikel Selanjutnya
Safari Ramadhan Ketum NAAT Berlanjut ke Jember, Bahas Pengua...